Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sosiologi

Menelusuri Kampung Naga; Sejarah yang Hilang, Tradisi yang Terjaga

Gambar
  (Doc. Dadan Abdul Majid/Kampung Naga) Kampung Naga merupakan salah satu kampung adat yang terletak di Jawa Barat, tepatnya di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Kampung ini memiliki penduduk dengan jumlah sekitar 271 jiwa yang terdiri dari 101 kepala keluarga. [1] Dengan populasi penduduk yang relatif kecil, keaslian budaya Kampung Naga tetap terjaga hingga kini. Sebagai bentuk pengakuan dari pemerintah, melalui Kementrian ATR BPN, pemerintah mendaftarkan dan meresmikan Tanah Ulayat di Kampung Naga. [2] Seperti halnya Kampung Adat Kuta di Kabupaten Ciamis, Kampung Naga menjadi salah satu dari banyaknya kampung adat yang memilih untuk tetap mempertahankan adat istiadat serta warisan leluhurnya di tengah perubahan sosial yang terus berkembang. Komitmen tersebut menjadi daya tarik bagi masyarakat luar untuk bersilaturahmi, berbagi pengalaman dan memahami pandangan hidup (filosofi) masyarakat setempat Kampung Naga.   Sejarah Kampung Naga Sayangnya,...

Kampung Pulo; Enam Rumah dalam Satu Pulau

Gambar
            Kampung Pulo merupakan salah satu perkampungan yang berada di Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut - Jawa Barat. Tepatnya berlokasi di sebuah pulau kecil objek wisata Situ Cangkuang. Sehingga hal ini tidak menyulitkan para pengunjung yang ingin mengunjunginya untuk mencari tahu sejarah dan keunikan yang dimiliki oleh kampung Pulo itu sendiri.             Berdasarkan literatur, kampung Pulo ini merupakan peninggalan Embah Dalem Arif Muhammad pada abad ke-17 Masehi. Sebelumnya, Embah Arif Muhammad ini merupakan salah satu panglima perang Kerajaan Mataram yang diperintahkan oleh Sultan Agung untuk mengusir pasukan Belanda di Batavia. Namun, beliau mengalami kegagalan sehingga tidak diizinkan pulang ke kerajaan dan memutuskan untuk menetap di kampung Pulo. [1]             Selain itu, menurut Abah T...

Islam dan Perilaku Sosial

Gambar
  (Doc. Google)             Di samping sebagai makhluk sosial, manusia juga dikatakan sebagai makhluk individual. Mengapa demikian? Sebab, manusia yang satu dengan manusia yang lain memiliki berbagai macam perbedaan serta keunikannya masing-masing. Dari mulai ciri fisik, cara pandang, kehendak, tujuan, cita-cita, hobi, dan tentu masih banyak lagi perbedaan yang lainnya. Hal itulah yang menjadi dasar mengapa manusia dikatakan sebagai makhluk individual. Perbedaan tersebut selain menciptakan keberagaman, juga mengakibatkan manusia untuk saling bergantung satu sama lain sehingga terciptanya suatu hubungan sosial (social interaction) .             Meskipun manusia terlahir sebagai makhluk individu, tentu mereka tetap tidak bisa bersikap individualis. Sebuah sikap yang hanya mementingkan diri sendiri di atas kepentingan umum (kemaslahatan bersama). Seorang individualis, tidak ...

Dua Sisi Globalisasi

Gambar
(Dok. https://edukasi.okezone.com )               Perubahan sosial merupakan perubahan yang terjadi dalam suatu masyarakat, baik dalam aspek ekonomi, sosial, politik maupun budaya. Hampir setiap masyarakat mengalami perubahan, cepat ataupun lambat. Hal ini dikarenakan, manusia selalu berusaha untuk menciptakan suatu hal yang baru dalam kehidupannya. Sebagaimana pendapat Hirschman bahwa, [1] kebosananlah yang mengakibatkan terjadinya sebuah perubahan. Berangkat dari kebosanan tersebut, manusia terlibat dalam upaya penciptaan sesuatu yang benar-benar baru dan memuaskan sebagai alat penunjang dirinya dalam menjalani sebuah kehidupan.             Berbicara perubahan sosial, tentu dapat kita pahami bahwa perubahan tidak berdiri sendiri atau tidak terjadi dengan sendirinya. Di samping kebosanan manusia, terdapat berbagai macam faktor yang menjadi pendorong mengapa peruba...