Tradisi berujung Tragedi||Myopinion
[A]kreditasi, Murni atau M[A]nipulasi? Sebuah kampus; swasta ataupun negeri pasti sangat mengharapkan memiliki nilai yang sempurna, sebut saja predikat A. Penilaian tersebut dilakukan dengan mekanisme yang sudah menjadi tradisi. Ya, akreditasi. Akreditasi dilakukan secara berkala sebagai bahan pertimbangan atau analisa apakah kampus tersebut memiliki sebuah kualitas yang unggul dan kompeten, mampu bersaing atau tidak, dan kredibilitas lain yang mencerminkan sebagai kampus top ataukah tidak. Entah apa yang menjadi landasan atau indikator sebuah kampus dapat dinilai dengan deretan huruf; A, B, atau C. Beberapa hari ke belakang, salah satu universitas di bandung, kembali mendapat giliran untuk melaksanakan sebuah akreditasi. Hal itu dikaitkan dengan peningkatan citra kampus di luar sana. Sayangnya, berdasarkan analisa pribadi terkait akreditasi kemarin, saya merasa bangga sekaligus kecewa. Kenapa ada rasa bangga sekaligus kecewa? Pertama, mungkin nilai A yang disandang kam...